Selasa, 08 Januari 2013

ORGANISASI


DEFINISI ORGANISASI
Organisasi identik dengan sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah sistem. definisi lain dariorganisasi adalah wadah untuk sekelompok individu berinteraksi dalam wewenang tertentu. Secara umum,organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara structural dan sistematis. Beradasarkan definisi tersebut,organisasi memiliki beberapa batasab-batasan yang dapat di gambarkan dalam sebuah organisasi.
Definisi Organisasi Formal dan Informal

  1. Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
  2. Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak SD, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
·         Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
·         James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
·         Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
·         Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. .
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran .Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus  Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Unsur-unsur

Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi[1]:
1.     Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2.     Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
3.     Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Jenis-jenis

Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut
1.     Pikiran (psychological participation)
2.     Tenaga (physical partisipation)
3.     Pikiran dan tenaga
4.     Keahlian
5.     Barang
6.     Uang

Syarat-syarat

Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .
·         Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin.
·         Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif
·         Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
·         Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
·         Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
·         Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
·         Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.
Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.[1]


Definisi Perencanaan

                    Perencanaan

Pengertian Perencanaan adalah cara berpikir mengenai persoalan-persoalan sosial dan ekonomi, terutama berorientasi pada masa datang, berkembang dengan hubungan antara tujuan dan keputusan – keputusan kolektif dan mengusahakan kebijakan dan program.
Beberapa ahli lain merumuskan perencanaan sebagai mengatur sumber-sumber yang langka secara bijaksana dan merupakan pengaturan dan penyesuaian hubungan manusia dengan lingkungan dan dengan waktu yang akan datang. Definisi lain dari perencanaan adalah pemikiran hari depan, perencanaan berarti pengelolaan, pembuat keputusan, suatu prosedur yang formal untuk memperoleh hasil nyata, dalam berbagai bentuk keputusan menurut sistem yang terintegrasi.
 
Menurut Wilson, Pengertian Perencanaan merupakan salah satu proses lain, atau merubah suatu keadaan untuk mencapai maksud yang dituju oleh perencanaan atau oleh orang/badan yang di wakili oleh perencanaan itu. Perencanaan itu meliputi : Analisis, kebijakan dan rancangan.
Ciri-ciri pokok dari perencanaan umum mencakup serangkaian tindakan berurutan yang ditujukan pada pemecahan persoalan-persoalan di masa datang dan semua perencanaan mencakup suatu proses yang berurutan yang dapat di wujudkan sebagai konsep dalam sejumlah tahapan.
Karena tindakannya berurutan, berarti ada tahapan yang dilalui dalam perencanaan, antara lain :
1. Identifikasi Persoalan;
2. Perumusan tujuan umum dan sasaran khusus hingga target-target yang kuantitatif;
3. Proyeksi keadaan di masa akan datang;
4. pencarian dan penilaian berbagai alternative;
5. penyusunan rencana terpilih.
Syarat-Syarat perencanaan yang baik :
  • Logis, masuk akal;
  • Realistik, nyata;
  • Sederhana;
  • Sistematik dan ilmiah;
  • Obyektif;
  • Fleksibel;
  • Manfaat;
  • Optimasi dan efisiensi.
Syarat-syarat perencanaan tersebut ada karena :
  • Limitasi dan kendala;
  • Motivasi dan dinamika;
  • Kepentingan bersama;
  • Norma-norma tertentu.
 Faktor-faktor dasar perencanaan :
  • Sumber daya (alam, manusia, modal, teknologi);
  • Idiologi dan falsafah;
  • Sasaran dari tujuan pembangunan;
  • Dasar Kebijakan;
  • Data dan metode;
  • Kondisi lingkungan, sosial, politik dan budaya.

software software membuat SIA


3 SOFTWARE MEMBUAT SIA

1. ZAHIR ACCOUNTING SOFTWARE
Zahir Accounting Softwaremerupakansatu-satunya Software AkuntansiLaporanKeuanganTerbaik yang merupakanproduklokaldari PT ZahirInternasional. Zahir Accounting software cocokdenganberbagaijenisbidangusaha.Dari usahamanufaktursampaijasa, dariusahakomersialatau profit sampaiusaha nonprofit sepertiyayasan.
  • Desain user interface (tampilan)  menarikdanmudahdipahamikarenastruktur menu dan icon berupagambar yang sederhanadandigunakandalamkehidupansehari-hari.
  • Laporandapatdikirim via email dandiexportkeberbagai format.
  • Mudahdigunakanoleh non akuntan
  • Menggunakan database client server sehinggamenjadilebihhandaluntukmenangani data besar, volume transaksi yang sangattinggidantingkatkeamanan data sangattinggi.


2. MYOB ACCOUNTING 17

MYOB Accounting17
Software inidibuatoleh MYOB Limited Australia dansudahdipakai di berbagai Negara, baik di Eropa, Amerika, Kanada, dan Asia.Saatinisudahhadir MYOB Accounting versi 17. MYOB (Mind Your Own Business) Accounting merupakan software olah data akuntansisecaraterpadu (integrated software), yaitu proses pencatatan data transaksiakuntansidilakukandengancaramengentri data transaksimelalui media formulir yang terdapatdalam command centre, kemudian program MYOB akanmemprosessecaraotomatis, cepat, tepat, danterpadukedalamseluruhcatatanakuntansidanberakhirdenganlaporankeuangan. MYOB Accounting dapatditerapkanpadaberbagaijenisperusahaan, baikbidangjasa, dagang (retail) maupunindustri (pengolahan), danpertaniansertausaha-usaha yang lain.  
MYOB Accounting memilikiberbagaikelebihan di antaranya:

KELEBIHANNYA : 
  1.  User friendly (mudahdigunakan),
  2. Tingkat keamanan yang cukup valid untuksetiap user. 
  3. Kemampuaneksplorasisemualaporanke program Excel tanpamelalui proses ekspor/impor file yang merepotkan. 
  4. Kemampuan trash back semualaporankesumberdokumendansumbertransaksi. 
  5. Menampilkanlaporankeuangankomparasi (perbandingan) sertamenampilkananalisislaporandalambentukgrafik. 
  6. Dapatdiaplikasikanuntuk 105 jenisperusahaan yang telahdirekomendasikan.
  7. Bisaditerapkanuntukjenisusaha yang ada di Indonesia, baikuntukskalakecil, menengah, danbesar 
KEKURANGANNYA : 
  1.  database MYOB merupakan file based sehinggakurang optimal jikadigunakanuntuktransaksi yang besardankompleks. Isuterbaru MYOB akanmenggunakan server-based untukdatabasenyasehinggaoptimalisasipengolahan data lebihrealistis. 
  2. Tidakada module fixed assets, sehinggaapabilaperusahaanmemerlukanmoduluntukmengelola assets yang dimilikimakaharusmembeli add on lagi 
  3. Tidakada module Intercompany Reporting, sehinggaapabilaperusahaanmemerlukanmoduluntukmembuatlaporankeuangankonsolidasimakaharusmembeli add on lagi.
  4. Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkanpengelolaanatasbarangkonsinyasirelatifsulitdikelola di dalam MYOB. 
  5. Tidakdapatdigunakanuntukmengelolaperusahaandenganmulti company, artinyalaporankonsolidasitidakdapatdiharapkandapatdibuatdenganmenggunakan MYOB.  

3. Generalized Auditing Software
           
 Generalized Auditing Software adalahaplikasi yang di rancanguntukmembantu proses audit database. Contoh generalized auditing software:
·        ACL    
·        IDEA

Software inidirancanguntukmemilikikemampuanuntukmembacaberagamtipe file (dbf, mdb, text file, termasuk excel)

Senin, 05 November 2012

pembuatan model data dan desain database



   


            1.       PENGERTIAN DATABASE
Database merupakan kumpulan data yang saling berhubungan.Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam.

2.      Proses Perancangan Database


Proses perancangan database terdiri dari 6 tahap:
  • Tahap 1, Pengumpulan data dan analisis
  • Tahap 2, Perancangan database secara konseptual
  • Tahap 3, Pemilihan DBMS
  • Tahap 4, Perancangan database secara logika (data model mapping)
  • Tahap 5, Perancangan database secara fisik
  • Tahap 6, Implementasi Sistem database
Secara khusus proses perancangan berisi 2 aktifitas paralel:
  1. Aktifitas yang melibatkan perancangan dari isi data dan struktur database,
  2. Aktifitas mengenai perancangan pemrosesan database dan aplikasi-aplikasi perangkat lunak.

3.      pengertian tentang entitas, field, record, ERD, model data REA
a.       ENTITAS
Entitas adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam pengembangan sistem, entitas digunakan sebagai model yang menggambarkan komunikasi dan pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan pesanan.
b.      FIELD
merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.   
           c.       RECORD
Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file. Misalnya file personalia, tiap record dapat mewakili data tiap karyawan.


          d.      ERD
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antarentitas.

        e.      REA
model bagaimana sebuah sistem akuntansi dapat kembali direkayasa untuk usia komputer.

4.      langkah langkah membangun ERD&REA
 
A.     ERD
-          Menentukan Entity
-          Menentukan Relasi
-          Gambar ERD sementara
-          Isi kardinalitas
-          Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
-          Gambar ERD berdasarkan Primary Key
-          Menentukan Atribut
-          Gambar ERD dengan Atribut
-          Periksa Hasil

B.     REA

Proses REA meliputi langkah-langkah berikut ini:
1.    Identifikasi entitas-entitas event
2.    Identifikasi entitas-entitas resource
3.    Identifikasi entitas-entitas agent
4.    Menentukan asosiasi dan kardinalitas antar entitas